Ads 468x60px

LIBRARY

MY FATHER EVER TAUGHT  part 2

Suksma sejati dalam olah ngelmu memilki pengaruh yg lebih kuat dibandingkan berbagai nasehat dari ahli ilmu dan ahli nalar. Ilmu-ilmu seperti itu tersimpan kuat pada pangkal suksma, bagaikan benih yg tertanam dalam tanah, atau mutiara di dasar laut.


Suksma true in science if that has an influence stronger than technical advice from expert knowledge and expert judgment. Sciences as it is tucked firmly on the base suksma, like seeds that are embedded in the soil, or pearls in the seabed.


Ketahuilah anakku, kewajiban orang hidup tidak lain adalah selalu berusaha menjadikan daya potensial yang ada di dalam dirinya menjadi suatu bentuk aksi (perbuatan) yang bermanfaat. Sebagaimana engkau juga wajib mengubah daya potensial yang ada dalam dirimu menjadi perbuatan, melalui belajar. Sejatinya dalam belajar, suksma sang murid menyerupai dan berdekatan dengan suksma sang guru. Sebagai yg memberi manfaat, guru laksana petani. Dan sebagai yang meminta manfaat, murid ibarat bumi atau tanah.


Know, my son, life is nothing but the obligation is always trying to make the potential power that is in itself becomes a form of action (actions) that are useful. As you are also required to change the potential power that is within you into action, through learning. Indeed in the study, the disciple resembles suksma and adjacent suksma the teacher. For that benefit, teachers like farmers. And as the requested benefits, students like the earth or land.
 


Anakku ketahuilah, ilmu merupakan kekuatan seperti benih atau tepatnya seperti tumbuh-tumbuhanan. Apabila suksma sang murid sudah matang, ia akan menjadi seperti pohon yg berbuah, atau seperti mutiara yang sudah dikeluarkan dari dasar laut. Jika kekuatan badaniah mengalahkan jiwa, berarti murid masih harus terus menjalani laku prihatin dalam olah ilmu dengan menyelami kesulitan demi kesulitan dan kepenatan demi kepenatan, dalam rangka menggapai manfaat.



My son know, knowledge is power as precisely as seeds or grow-tumbuhanan. If suksma the disciple is ripe, it will be like trees that bear fruit, or like pearls that have been removed from the seabed. If physical force defeated soul, meaning students must continue to undergo behavioral science concerned with the inside though difficult to explore the difficulties and fatigue to exhaustion, in order to achieve the benefits.


Jika Cahaya Rasa mengalahkan macam-macam indra, berarti murid lebih membutuhkan sedikit tafakur ketimbang banyak belajar. Sebab suksma yang cair atau dalam bahasa arab disebut nafs al-qabil akan berhasil menggapai manfaat walau hanya denan berfikir sesaat, ketimbang proses belajar setahun yang dilakukan oleh suksma yang beku nafs al-jamid.


If the light taste of defeat a variety of senses, meaning students need a little more reflective than a lot to learn. For suksma a liquid or in Arabic is called nafs al-Qabil will work primarily to achieve the benefits of thinking if only for a moment, rather than a year learning process performed by a frozen suksma nafs al-jamid.
 

Jadi, engkau bisa meraih ilmu dengan cara belajar, dan bisa juga mendapatkannya dengan cara bertafakur. Walaupun sebenarnya dalam belajar itu juga memerlukan proses tafakur. Dan dengan tafakur engkau tahu manusia hanya bisa mempelajari sebagian saja dari seluruh ilmu dan tidak bisa semuanya.


So, you can achieve by learning science, and can also get it by way of long vigil. Although the actual learning process that also requires contemplation. And with meditation you know humans can only learn a part of the entire science and can not be everything.


Banyak ilmu-ilmu mendasar atau yang disebut annazhariyyah dan penemuan-penemuan baru, berhasil dikuak oleh orang-orang yang memilki kearifan. Dengan kejernihan otak, kekuatan daya fikir dan ketajaman batin, mereka berhasil menguak hal-hal tersebut tanpa proses belajar dan usaha pencapaian ilmu yang berlebihan.


Many basic sciences or called annazhariyyah and new discoveries, have been found by those who have the wisdom. With brain clarity, and sharpness think the power of the mind, they managed to uncover these things without learning and science achievement excessive effort.


Dengan bertafakur, manusia berhasil menguak ajaran sangkan paraning dumadi . Dengan begitu terbukalah asumsi dasar dari keilmuan sehingga persoalan tidak berlarut-larut dan segera tersingkap kebodohan yang menyelimuti kalbu.


With a long vigil, people managed to uncover the teachings of  sangkan Paraning Dumadi. By doing so opens the basic assumption of science that does not drag the issue and immediately revealed ignorance that surrounds the heart.


Seperti telah kuberitahukan sebelumnya anakku, suksma tidak bisa mempelajari semua yang di inginkan, baik yg bersifat sebagian ( juz’i / parsial ) maupun yang menyeluruh ( kulli / universal ) dengan cara belajar. Ia harus mempelajari dengan induksi, sebagian dengan deduksi sebagaimana umumnya manusia dan sebagian lagi dengan analogi yang membutuhkan kejernihan berfikir. Berdasarkan hal ini, ahli ilmu terus membentangkan kaidah-kaidah keilmuan.


As has been previously tell you son, suksma can not learn everything in want, whether that is in part (juz'i / partial) and comprehensive (Kulli / universal) way to learn. He must learn by induction, deduction, in common with most of the humans and partly by analogy that requires clarity of thought. Based on this, scientists continue to spread the principles of science.


Ketahuilah anaku,seorang ahli ilmu tidak bisa mempelajari apa yang dibutuhkan seluruh hidupnya. Ia hanya bisa mempelajari keilmuan umum dan beragam bentuk yang merupakan turunannya dan hal itu menjadi dasar untuk melakukan qiyas terhadap berbagi persoalan lainnya. Begitu pula para tabib, tidaklah bisa mempelajari seluruh unsur obat-obatan untuk orang lain. Meraka hanya mempelajari gejala-gejala umum. Dan setiap orang diobati menurut sifat masing-masing, Demikian juga para ahli perbintangan, mereka mempelajari hal-hal umum yang berkaitan dengang bintang, kemudian berfikir dan memutuskan berbagai hukum.



Know, my son, a scientist can not learn what is needed throughout life. It can only be studied general science and various forms of which are derivatives and it became the basis for the share qiyas other issues. Similarly, the doctors, are not able to learn all the elements of drugs to others. They just learn the general symptoms. And every person be treated according to the nature of each, astronomers Likewise, they learn things commonly related to the star, then think and decide the various laws.



Demikian juga halnya seorang ahli fikih dan pujangga. Begitu seterusnya, imajinasi dan karsa yang indah-indah berjalan. Yang satu menggunakan tafakur sebagai alat pukul, semacam lidi, sedangkan yang lain menggunakan alat bantu lain untuk merealisasikan.



Similarly, a jurist and poet. And so on, imagination and initiative the beautiful picturesque walks. Which one to use meditation as a tool at, sort of sticks, while others use more tools to realize.


Anakku jika pintu suksma terbuka, ia akan tahu bagaimana cara bertafakur dengan benar dan selanjutnya ia bisa memahami bagaimana merealisasikan apa yang diinginkan. Karena itu hati pun menjadi lapang, pikiran jadi terbuka dan daya potensial yang ada dalam diri akan lahir menjadi aksi (perbuatan) yang berkelanjutan dan tak mengenal lelah.


My son if suksma door is open, it will know how to properly engage in meditation and then he was able to understand how to realize what they want. Because it becomes airy hearts, minds so open and potential power that is within will be born into action (actions) are continuous and untiring.

0 comments :

Post a Comment