Ads 468x60px

Sunday, June 23, 2013

Sektor Properti Tak Khawatirkan Kenaikan BBM



Manajemen PT Intiland Development Tbk (DILD) menyatakan kenaikan BBM tidak berpengaruh besar pada kinerja perseroan ke depan. Menurut Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi DILD, Archied Noto Pradoni, selain kenaikan BBM, perseroan juga tidak khawatir dengan kenaikan suku bunga acuan BI.

Alasannya, sektor properti bergerak membidik pangsa pasar kelas menengah yang saat ini cukup kuat akan tekanan kondisi ekonomi dalam negeri.

"Kenaikan BBM hanya berdampak short time saja sehingga tidak terlalu berpengaruh," ujarnya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Intiland Tower, Jakarta, Selasa (18/6).

Menurut Archied, masyarakat sudah mengetahui akan adanya kenaikan BBM dan BI Rate sehingga hal ini sudah diantisipasi baik oleh konsumen maupun pelaku usaha. Sedangan kenaikan harga penjualan, perseroan sudah rutin menaikkan harga setiap tahunnya.(src)
read more

Bisnis Ritel dan pusat belanja Tak begitu risau dengan kenaikan BBM



Asosiasi Pusat Belanja Indonesia (APBI) menyatakan kenaikan harga BBM dipastikan tidak akan mengurangi pangsa pasar bagi pusat perbelanjaan dan pedagang ritel. Pasalnya, saat ini pusat perbelanjaan merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

"Kan di awal tahun sudah ada kenaikan TDL, itu juga tidak menurunkan pengunjung, malah pengunjung semakin bertambah. Kenaikan BBM ini juga palingan tidak akan penurunan yang tajam," ujarnya saat dihubungi merdeka.com, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, tingginya minat pengunjung membantu pengusaha pusat perbelanjaan dalam pengelolaan bisnisnya. Sebab, keuntungan yang didapat bisa digunakan untuk memperbaiki sektor infrastruktur yang dimilikinya.(src)
read more

Kenaikan BBM Berdampak Positif Untuk Pasar Modal



Kenaikan harga BBM bersubsidi justru berdampak positif pada kinerja pasar modal di tengah kondisi lesunya ekonomi dunia saat ini. Investor lebih mendapat kepastian.

"Kenaikan BBM positif untuk pasar modal," ujar Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di The Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (19/6).

BEI memang menunggu kepastian kenaikan harga BBM oleh pemerintah. Sebab, jika dibiarkan terlalu lama, justru berdampak negatif pada perdagangan saham di lantai bursa.

"Berlarutnya kenaikan harga BBM ini dapat mendorong adanya kekhawatiran dari pelaku pasar," jelas dia.(src)
read more

BBM naik tapi tak semua bisnis kena pengaruh negatifnya



Setelah sekian lama menjadi wacana akhirnya pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Pengumuman kenaikan harga BBM secara resmi disampaikan oleh Menteri Energi Sumber Daya Mineral Jero Wacik, Jumat (21/6) tepat pukul 22.00 di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

"Harga Premium menjadi Rp 6.500 per liter. Solar menjadi Rp 5.500 per liter. Mulai berlaku serentak di seluruh Indonesia pada Sabtu (22/6) pukul 00.00 WIB," ujarnya di Kemenko, Jakarta, Jumat (21/6).

Kenaikan harga BBM ini membuat kondisi perekonomian bergejolak. Bahkan, jauh sebelum pengumuman resmi, beberapa sektor sudah mulai menunjukkan tanda-tanda terkena dampak buruk dari kenaikan harga BBM. Salah satunya harga pangan yang mulai merangkak naik.

Beberapa sektor terkena dampak negatif dari kebijakan ini. Namun, ada beberapa sektor yang tidak terlalu terpengaruh dan tidak mengalami dampak negatif dari kebijakan kenaikan harga BBM. Diantaranya adalah sektor bisnis Pasar Modal. (src)
read more

Saturday, June 22, 2013

Dongeng Inspiratif : Kelinci Sukses

Ada seekor kelinci, suatu hari ia keluar dari lubang tempat tinggalnya. Dia dengan santai menikmati udara pagi yang cerah, kemudian datanglah seekor anjing yang hendak menggigit si kelinci. Pikir kelinci : daripada lari dikejar-kejar anjing buang-buang energi akhirnya ia malah menantang si anjing : "kalau kau berani lawan aku, mari kita bertarung di rumahku, di lubang kecil bawah tanah itu." Karena merasa lebih besar dan kuat si anjingpun meladeninya, keduanya lalu pergi menuju ke dalam lubang kelinci.

Selang lima menit kelinci itu keluar, ia menang dan kembali bersantai menikmati hari sambil mengisap-isap tulang anjing yang sudah dikalahkannya. Dua jam berlalu tiba-tiba datang serigala siap menerkamnya, si kelincipun kembali menantang serigala bertarung di rumahnya, merasa di atas angin serigalapun menyanggupinya. Tak lama kemudian si kelincipun kembali keluar sebagai pemenang.

Sore harinya saat si kelinci menikmati keindahan sunset datanglah beruang tepat di belakangnya, tanpa pikir panjang lagi kelincipun kembali mengajukan tantangan serupa, dan dengan sombongnya beruang itu menyanggupi, dan berakhir seperti sebelumnya, kelinci keluar sebagai pemenang dengan mengisap-isap tulang beruang itu.

Malampun datang, dan si kelinci itupun pulang ke rumahnya, diapun masuk ke dalam lubang sarangnya, dari sana keluar seekor macan, keduanya berjabat tangan saling berterima kasih. Ternyata keduanya terlibat kerjasama saling menguntungkan : si macan tidak perlu susah-susah mengejar mangsanya dan si kelincipun tak perlu takut menghadapi lawan-lawannya.

Jadi inti dongeng atau cerita ini adalah : SELALU BERPIKIR UNTUK CARA YANG LEBIH BAIK DAN EFEKTIF.
read more