Ads 468x60px

Monday, October 30, 2017

Teori dan Praktek

Teori dan Praktek Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Suatu hari seorang Murid menulis surat kepada gurunya yang tinggal di seberang sungai.

?Guru, kini murid sudah mencapai tingkat spiritual ?Tidak goyah oleh goncangan 8 angin? .

Kini jiwa murid tenang dan tegar bagai gunung, hening bagai air telaga dan ... (seterusnya...)

Delapan angin yang dimaksud adalah delapan kondisi hidup, yaitu :

Pujian dan Penghinaan, Popularitas dan nama buruk, aman sejahtera dan Bahaya, Berkah dan Musibah.

Setelah membaca, Sang guru dengan senyum sabar membalas surat muridnya. Su Dong Bo dengan bangga membuka surat gurunya.

Dalam surat hanya tertulis satu kata: "Kentut (bohong)"

Si Murid langsung naik pitam,? Guru sungguh keterlaluan, selalu negative thinking, suka curiga, prejudis, prasangka buruk, aku harus segera menemui guru, ku ajak debat terbuka, akan kubuktikan kalau aku tidak bohong!?

Si Murid segera mendayung sampan menyeberang sungai. Setelah tiba di seberang sungai bergegas menuju biara gurunya.

Baru mau mengetuk pintu biara, tangannya tertahan, mukanya yang merah padam berubah pucat. Kesombongannya hilang berganti rasa malu. Dengan kepala menunduk, melangkah pelan kembali ke sampannya, mendayung pulang.

Apa
... baca selengkapnya di Teori dan Praktek Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

read more

Friday, October 20, 2017

Memengaruhi Orang

Memengaruhi Orang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ada banyak cara memengaruhi seseorang. Dale Carnegie, penulis buku klasik How to Win Friends and Influence People (1936), merumuskan 30 cara atau teknik untuk menjadi pribadi yang disukai, rekan kerja yang menyenangkan, dan pemimpin yang efektif.

Ke-30 teknik human relations-nya Dale Carnegie bisa dibedakan dalam tiga kategori. Kategori pertama untuk mendapatkan teman, yang memuat 9 cara agar mudah disenangi orang lain. Mulai dari anjuran menghindari kebiasaan menyalahkan, mengomeli, dan mengkritik; berikan penghargaan kepada orang lain; beri dorongan untuk maju; berikan perhatian yang tulus ikhlas; tersenyumlah; sebutkan nama lawan bicara; jadilah pendengar yang baik; bicarakan hal yang diminati orang lain; sampai buatlah orang merasa sebagai very important person (VIP).

Kategori kedua untuk mendapatkan kerjasama antusias dari rekan kerja, berisi 12 cara. Mulai dari anjuran untuk menghindari debat kusir; hormatilah pendapat orang lain; kalau salah akui dengan simpatik; mulailah dengan ramah; upayakan respons ya, ya, dan ya; biarkan orang lain berbicara lebih banyak; buat orang merasa bahwa itu idenya; cobalah melihat dari sudut pandang orang lain; tunjukkan simpati para ide orang lain; himbau dengan motivasi agung dan mulia; dramatisir ide-ide Anda; sampai berilah tantangan untuk maju.

Dan kategori ketiga, berisi 9 cara menjalankan peran sebagai pemimpin yang menghargai ma
... baca selengkapnya di Memengaruhi Orang Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

read more

Tuesday, September 26, 2017

Wiro Sableng #87 : Muslihat Para Iblis

Wiro Sableng #87 : Muslihat Para Iblis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : WASIAT IBLIS

BAB I

WALAU saat itu masih sangat pagi dan sang surya belum muncul namun Lawunggeni merasa batu di atas mana dia duduk bersila tak ubahnya seperti bara. Untuk beberapa lamanya orang tua ini memandang dengan mata mendelik tak berkesip pada lelaki separuh baya yang duduk di depannya. Keadaan Lawunggeni baik pakaian maupun tubuhnya sungguh mengenaskan. Dulu pakaian yang dikenakannya adalah pakaian bagus terbuat dari bahan mahal. Kini pakaian itu hanya tinggal potongan-potongan kain compang-camping, kotor dan bau. Kulit muka dan tubuhnya hitam melepuh padahal dulu dia memiliki kulit kuning bersih. Keganasan laut telah merubah orang tua ini seperti jerangkong hidup. Orang yang dipandang bersikap tenang. Balas memandang seolah tanpa rasa. Hal ini membuat Lawunggeni menjadi geram. Pelipisnya bergerak-gerak dan rahangnya menggembung tanda dia berusaha menahan amarah.

"Pangeran Soma!" tegur Lawunggeni. Suaranya perlahan tapi tajam mendesis.

"Harap kau mau memakai pikiran dan perasaan. Hampir enam bulan aku mengarungi laut selatan untuk mencarimu. Kulitku melepuh hangus, pakaian di badan hancur luluh, kulitku hitam terbakar sengatan matahari. Tubuhku berubah seolah jerangkong hidup! Dan kau menyambut kedatanganku seolah aku ini cuma patung hidup atau batu tanpa nyawa! Padahal sudah kukatakan. Aku mengarung lautan menyabung ny
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #87 : Muslihat Para Iblis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
read more

Saturday, September 23, 2017

Pahlawan Senja

Pahlawan Senja Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Entah sudah berapa lama aku meninggalkan tanah kelahiranku ini, rasanya seperti mimpi bisa kembali melihatnya. Bangga rasanya melihat apa yang sudah terjadi disini, banyak yang berubah. Yak, semua karena dia. Dia adalah anugrah yang diberikan Tuhan untuk kami, untuk kami semua yang tinggal di dalam keterpurukan, untuk kami yang menganggap ini semua mustahil tapi baginya ini adalah tantangan yang harus dilakukan untuk menjadi mungkin. Ya, bagiku dan bagi semua orang dia benar-benar anugrah Tuhan yang begitu besar.

—

Tuhan apakah ini adil untuk ku? Apakah ini adil untuk kami? Apakah ini adil untuk semua orang yang hidup di dunia? Mengapa cobaan begitu berat untuk makhluk-makhluk lemah seperti kami ini? Mengapa selalu yang lemah yang tertindas? Mengapa orang-orang sepeti mereka yang harus berkuasa? Apa salah ku? Apa salah kami sehingga hidup ini terasa berat untuk dilewati? Huft.. andai aku bisa memutar waktu akan aku putar ke masa depan agar aku tak melewati hari-hari yang begitu melelahkan dan terpuruk dalam hidup ini. Tuhan jika Engkau berbaik hati kirimkan lah malaikat-Mu untuk membantu ku…

Ya, itulah yang aku ucapkan dalam hati, mungkin itu adalah doa kepada Tuhan atau mungkin juga itu adalah curahan hati. Curahan hati yang selalu aku lakukan di waktu sore dengan duduk sambil melempar batu ke danau yang berair jernih, inilah tempat favoritku yang selalu aku kunjungi di bawah pohon besar y
... baca selengkapnya di Pahlawan Senja Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

read more

Thursday, September 21, 2017

Wiro Sableng #11 : Raja Rencong Dari Utara

Wiro Sableng #11 : Raja Rencong Dari Utara Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

DISAMPING BUKIT KARANG YANG curam itu terletak sebuah bangunan batu yang dikelilingi tembok setinggi sepuluh tombak. Diluar tembok berderet-deret barisan pohon kelapa yang daunnya melambai-lambai ditiup angin laut. Bangunan yang terletak didekat pantai ini terdiri dari sebuah rumah besar yang pada kedua ujungnya terdapat sebuah bangunan bertingkat berbentuk menara.

Bangunan ini adalah sebuah pesantren yang dipimpin oleh seorang Kyai bernama Suhudilah. Karena itulah pesantren ini dinamakan Pesantren Suhudilah.

Disamping ilmu agama Kyai Suhudilah juga mengajarkan ilmu silat dan ilmu kesaktian kepada murid muridnya. Karena Kyai Suhudilah lama sekali bermukim di Turki, maka jurus jurus ilmu silatnya banyak dipengaruhi oleh jurus jurus silat Turki. Dengan sendirinya ilmu silat tersebut disamping aneh juga hebat sekali. Pada masa itu nama Pesantren Suhudilah telah terkenal didelapan penjuru angin Pulau Andalas bahkan juga sampai sampai ketanah Jawa.

Saat itu telah rembang petang. Satu dua jam dimuka sang surya segera akan tenggelam, kembali masuk keperaduannya dan baru akan muncul lagi esok pagi. Dibawah menara timur kelihatan dua orang berjubah. Keduanya sama sama tua dan sama sama berjanggut putih. Mereka sedang asyik bermain dam. Yang seorang menyodorkan buah damnya kedepan membuat satu perangkap yang tak bisa dihindarkan oleh lawannya.

"Celaka!" ka
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #11 : Raja Rencong Dari Utara Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
read more