Ads 468x60px

Thursday, February 28, 2013

AN ADVENTURE OF LIFE part 5


……,

tegese wong laki rabi, lire wodon lawan lanang, aja ha cacade siji, wujude kalimat sahadat, tegese kadi pundi.


Artinya bersuami istri, adapun wadon (wanita) dan lanang (pria), jangan sampai ada cacadnya, wujud kalimah syahadat, artinya bagaimana..


This means that a husband and wife, as for wadon (female) and lanang (male), do not let their disability, creed sentence form, meaning how ..

Basa lanang tegesipun, tan keni ingucap jalmi, lah tan iki warna-ningwang, yekti saru anglingsemi, wadon iku tegesira, basa wadon iku wadi.



Kata pria artinya, tidak boleh diucapkan orang, inilah ujud saya, betul-betul memalukan, kata wanita artinya, wadi (rahasia).


Said the man means, should not be spoken man, this is my intention, really embarrassing, women word it means, wadi (secret).
 


Mula rabi aranipun, wong lanang amengku estri, ing nedya datan sulaya, karep ala lawan becik, dadi jodho aranira, aywa kaledhong ing nami.



Maka disebut rabi, bagi pria kawin dengan wanita, dengan tujuan tidak akan berselisih, dalam kehendak buruk dan baik, jadi jodoh namanya, jangan terkecoh.


So called rabi, for married men and women, with the goal would not be at odds, the bad and the good will, so match the name implies, do not be fooled.


Aja tindak cula-cula, nganggoa patrap utami, dene ta kalimah sahadat, wong lanang kelawan estri, ingkang aneng sajro tilam, lamun arsa pulang resmi.



Jangan bertindak sembarangan, pakailah cara yang utama, .... suami istri, yang sedang di tempat tidur, jika hendak bersetubuh.


Do not act recklessly, use the main way .... husband and wife, who was in bed, if you want to have intercourse.



Yen wus padha rujukipun, sami anekakken kapti, sakarone sami suka, mahanani raseng wiji, yen pinareng karseng Allah, kadadiyan putra benjing.


Jika sudah sepakat, sama-sama menyampaikan hasrat, keduanya sama-sama suka, menyebabkan rasa bahagia, jika Tuhan menghendaki, akan menjadi anak kelak.


If it is agreed, all expressed the desire, they both liked, causing a sense of happiness, if God willing, will be a child later.


Kalimah kalih puniku, wujude sira lan mami, tan liyan iki kang ana, dhasar samar kang sun nggoni, mila aran tapel Adam, enggon panggonan kang gaib.



Kedua kalimat itu, adalah ujudmu dan ujudku, tak lain inilah yang ada, dasar yang aku tempati tidak jelas, maka bernama tapel Adam, karena tempatnya yang gaib.


Both sentence, is your substance, and my substance, the basic which I live is not clear, then named tapel Adam, because it's the unseen.

Puniku kang aran kakung, paksa kumlungkung mring rabi, aja kalah lan wanodya, iku wus mrantandhani, nalikane mong asmara, wong priya kang dipun pundhi.


Itulah yang disebut kakung (pria), memaksa diri kumlungkung (sombong) kepada istri, jangan sampai kalah dengan wanita, itulah telah tercermin, ketika sedang bermain asmara, prialah yang lebih berperan.


That's called Kakung (male), force yourself kumlungkung (arrogant) to his wife, not to be outdone by women, that has been reflected, while playing romance, men who play little role.


Mila priya aranipun, wus mesthine angingoni, anyandhang estrinira, mila ing aranan estri, mung ngestreni jejerira, jumurung karsane laki.



Sebabnya disebut pria, sudah semestinya memberi nafkah, sandang dan pangan kepada istri, sebabnya disebut istri, karena hanya ngestreni (menungu) dan menyetujui, kemauan suami.


Why it is called a man, it is appropriate to make a living, food and clothing to the wife, why is called wife, because only ngestreni (waited) and approved, the willingness of the husband.


Mula wanita ranipun, kang wani temen ing laki, aja cidra lan sembrana, duk miyarsa Pujiwati, ……

Sebabnya disebut wanita, yang wani (berani) setia kepada suami, jangan ingkar dan gegabah, Pujiwati ketika mendengar, …


Why it is called women, who wani (bold) faithful to their husbands, and do not break a rash, Pujiwati hearing, ...
 

Wus pinasthikodrat ing Hyang, pepesthene janma tan kena gingsir, Darma Gandhul sru umatur menggah takdir ing badan, sinten ingkang uninga saderengipun, wikane yen wus klampahan, mupus takdire Hyang Widhi.



Kodrat Allah sudah pasti, takdir manusia tidak dapat berubah, Darmo Gandhul beseru keras adapun takdir diri, siapakah yang mengetahui sebelumnya?, bukankah tahunya itu jika telah terjadi, lalu berserah diri terhadap takdir Allah.


God's nature is certain, human destiny can not be changed, Darmo Gandhul shouting loudly destiny themselves, who know in advance?, Not him that if it had happened, and then submit to the destiny God.


Saderenge kalampahan, ing agesang winenang nampik milih, de karsa tuwan puniku, sayekti yen nemaha, mring bilahi datan wande manggih dudu, dening Hyang Kang Murbeng alam, marga winastan takdir.



Sebelum terjadi, orang hidup berhak menolak dan memilih, seperti kehendak Tuan, itu pasti menempuh celaka, tak urung menemui kesalahan, dari Tuhan seru sekalian Alam, sebab yang dinamakan takdir itu.


Before going on, the right to refuse life and choose, as will Sir, it must go through hell, did not fail to see the error, from the Lord of the Nature, because it's called destiny.


Ingkang boten tinemaha, wusanane maksih manggih bilai, yeku takdir namanipun, lair batin sampurna, anyengaja lumebu jro guwa singup, niku takdir siya-siya, durake ing lair batin.


Yang tidak disengaja, tetapi akhirnya tertimpa celaka juga, itulah takdir namanya, lahir batin sempurna, sengaja masuk kedalam gua yang menakutkan, itu takdir sia-sia, berdosa lahir dan batin. 


That was not intentional, but eventually struck wretched too, that's the name of destiny, physically and spiritually perfect, accidentally walked into a scary cave, it's destiny in vain, sinful and unseen.


Laire aran kainan, winastanan janma kang tanpa pikir, ing batin yekti kasiku, marang sang Murbeng Alam, siya-siya menggih marang raganipun, mangka mung darmi ngenggea, prangrasane pasrah Widhi.



Lahirnya disebut kurang berhati-hati, dinamakan orang yang tanpa perhitungan, dalam batin sungguh salah terhadap Tuhan, menyia-yiakan badannya, padahal hanya sekedar memakai, menurut perasaannya berserah diri kepada Tuhan.


Actually called careless, reckless named person, the mind really wrong against God, he wasted his body, but just put on, she felt submits to God.

Hyang Suksma tan munasika, luwih-luwih karepe kang nglakoni, yen dika sedya rahayu, yekti yen menggih arja, lamun dika nemaha pratingkah dudu, sayekti manggih susah, Hyang Suksma amung njurungi.



Tuhan tidak akan mengganggu, lebih-lebih atas kehendak yang melakukan, jika tuan bertujuan baik, pasti akan mendapat kebahagian, tetapi jika tuan berbuat salah, pasti akan mendapat kesusahan, Tuhan hanya menyetujui.


God will not interfere, the more the will that do, if you are in the good intended, would get happiness, but if the hosts do wrong, it would have got trouble, God only approve.


Datan keni pinasrahan, mring bilai sakit tanapi pati, yen tan bener pasrahipun, satemah nemu duka, dene siya-siya marang dhewekipun, yen rusak katur Hyang Suksma, yek datan ayun tampi.



Tidak boleh diserahi tentang celaka, sakit atau mati, jika penyerahannya itu tidak betul, sehingga mendapat kemarahan, sebab semena-mena kepada dirnya, jika rusak diserahkan kepada Tuhan, pasti tidak mau menerima.


It should not be handed on wretched, sick or dead, if the surrender was not true, so it gets angry, because arbitrary to him, if the damaged left to God, would not accept.


read more

AN ADVENTURE of LIFE part 4


Pratingkahe laku dur, amuruki jawabe wong climut, nora wurung katularan awak mami, nadyan tan muruki, ingsun tan gelem sandhingan ingong.



Perbuatan jelek, mengajari jawaban orang curang, tidak urung akan ketularan juga diriku ini, meski aku tidak mengajari, duduk berdekatan juga tidak mau.




Bad deeds, taught the answers people cheat, will inevitably catch myself too, though I do not teach, does not want to sit too close.



Dalam bait-bait tersebut tercermin bahwa seseorang yang merasa dirinya orang suci, pandai dalam ilmu menghina orang lain dengan seenaknya sendiri. Padahal dalam ajaran agama hal seperti itu tidaklah dibetulkan. Orang hidup harus saling harga-menghargai satu dengan lainnya tanpa memandang rupa, kekayaan, pangkat dan derajat. Dalam bait itu disebutkan ada tiga orang guru mengaji yang telah selesai dalam ilmu agama, ternyata mereka menjadi takabur dengan ilmunya itu, sehingga menghina dan merendahkan orang seenaknya dan mengatakan bahwa orang-orang semacam diri merekalah yang kelak masuk surga firdaus.



In these verses reflected that a person who feels himself a holy man, versed in the science of insulting others with their own wishes. Whereas in religion such a thing is not corrected. People should live each price-respect one another regardless of their appearance, wealth, rank and degree. In this verse it is mentioned there are three people who have finished tutor in theology, it turns out they become arrogant with his knowledge, so insulting and degrading people casually and said that such people themselves who would they go to heaven paradise.


Mring batal karam angrengut, sira sengguh kalal sakehipun, nadyan iwak celeng asu lawan babi, angger doyan sira kremus, nora wedi durakeng don.




Pada hal yang batal dan haram geram, engkau kira halal semuanya, baik itu ikan babi hutan, anjing dan babi, asal engkau mau kau makannya, tidak takut akan durhaka.



In the void and illegitimate anger, you think everything is kosher, whether wild boar, dog and pig, as long as you want you eat, do not fear the ungodly.
......

Lamun sukmane wong Islam, anetepi salat limang prakawis, lan betah pangajinipun, anderes kitab Kuran, anetepi sahadat lan jakatipun, puwasa wulan Ramelan, tinarima mring Hyang Widhi.


Jika ruh orang Islam, yang melaksanakan salat lima waktu, dan gemar mengaji, membaca Qur’an, menetapi syahadat dan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan, diterima oleh Tuhan.


If the spirit of the Muslims, who perform the five daily prayers, and love recite, read the Qur'an, creed and fulfill syahadat and zakat, fasting in the month of Ramadan, accepted by God.
 

Denunggahken mring suwarga, wit jalaran manut parentah Nabi, akeh oleh-olehipun, kang wus kasbut ing kitab, lamun suksma nireng kaping kang tan anut, surake jeng Rassulullah, linebohake Yomani.



Dinaikkan ke surga, menaati perintah Nabi, banyak perolehannya, seperti telah disebutkan dalam kitab, jika ruh orang kafir yang tidak taat, pada perintah Nabi Rasulullah, di masukan kedalam neraka.


Raised to heaven, obey the commands of the Prophet, many of acquisition, as noted in the book, if the spirit who do not obey the unbelievers, the commands of the Prophet of Allah, at the input into hell.


Gita Prabawa duk miyarsa, ………. wusana aris, pernahe iman puniku, aneng jantung nggenira, ing utek pernahe budi, otot balung punika pernahe kuwat.



Gita Prabawa setelah mendengar, ………. akhirnya berkata lembut, tempatnya iman itu, didalam jantung, sedangkan akal tempatnya otak, letak kekuatan ada pada otot dan tulang.


Gita Prabawa after the hearing, .......... finally said softly, where faith is, in the heart, and mind where the brain, where the power is in the muscles and bones.

Pernahe wirang ing netra, ing donya kang luwih pait, wong miskin kang luwih susah, dene kang luwih pakolih, wong waras lan wong sugih, dene ingkang luwih dumuh, wong bodho tan wruh sastra, ingkang tamat ing pangeksi, iya iku janma wruh ngelmune Allah.



Letaknya rasa malu ada di mata, di dunia ini yang lebih pahit, adalah orang miskin yang menderita susah, sedang orang yang paling berbahagia, orang sehat dan orang kaya, yang lebih buta, adalah orang bodoh yang tidak tahu tentang sastra, yang terang penglihatannya, adalah orang yang tahu tentang ilmu Tuhan.


It's a shame there is in the eyes, in this world more bitter, is the poor who suffer from hard, was the happiest person, the healthy and the wealthy, more blind, is a fool who does not know about literature, a bright vision, are people who know about the science of God.


Kang awit dina kiyamat, ing donya kang luwih gelis, luwih luhur saking wiyat, ngelmune tiba ing Nabi, jembar ngluwiji bumi, puniku jembaring kawruh, landhep ngluwihi braja, iku atine lantip, asrep luwih saking toya iku sabar.



Yang mulia pada hari kiamat, di dunia yang lebih cepat, lebih tinggi dari langit, ilmu yang turun kepada Nabi, lebarnya melebihi bumi, itulah luasnya pengetahuan, tajamnya melebihi senjata, itulah hati orang cerdas, dinginnya melebihi air itulah kesabaran.


That glorious on the day, in the world a faster, higher than the heavens, science down to the Prophet, the width exceeds the Earth, that the breadth of knowledge, sharp weapons beyond, that the hearts of intelligent, cold water that exceeds the patience.


Luwih atos saking sela, atine wong rupak, dene ta wong barangasan, luwih panas saking geni, wong jalu lawan estri, yekti kathah estrinipun, nadyan ing lair lanang, nanging tan bisa netepi, kuwajibaning priya sasat wanita.



Lebih keras dari batu, itulah hati orang yang sempit pikirannya, sedangkan orang yang pemarah, lebih panas dari api, laki-laki dan perempuan, sesungguhnya banyak perempuan, meskipun pada lahirnya laki-laki, tetapi jika tak dapat memenuhi kewajibannya sebagai laki-laki, tak ada bedanya dengan perempuan.


Harder than stone, that narrow minded people who thought, while the grumpy, hotter than fire, men and women, in fact a lot of women, although the birth of man, but if it can not fulfill its obligations as men, no different with women.


Wong mati lawan wong gesang, sayekti kathah wong mati, nadyan wujudira gesang, lamun nir budi pakarti, yeku prasasat mati, wong sugih lan miskin iku, iya kathah wong mlarat, senadyan sugih mas picis, lamun bodho tan wruh kawruh kasunyata.



Orang mati dan orang hidup, sesungguhnya banyak orang mati, meskipun kelihatannya hidup, tetapi jika tidak mempunyai budi pekerti, ya itu seperti orang mati, orang kaya dan miskin itu, juga lebih banyak yang miskin, sebab meskipun kaya harta benda, tapi jika bodoh ia tak tidak tahu ilmu kasunyatan.


The dead and the living, in fact a lot of people died, although it looks alive, but if it does not have the character, so it was like a dead man, rich and poor, nor the poor more, because although rich in possessions, but if he is stupid no do not know the science kasunyatan.

Sayekti iku wong nistha, tanwruh wusanane benjing, nggenya mulih mring kalenggengan, wong Islam lawan wong kapir, nadyan Islam ing lair, yen datan weruh ing ngelmu sanyatane agama, priye dadine agami, satuhune puniku kapir sadaya.



Sesungguhnya itu orang nista, tidak tahu akhirnya kelak, jika kembali menghadap Tuhan, orang Islam dan orang kafir, meskipun lahirnya islam, jika tidak tahu tentang ilmu agama, yang sesungguhnya bagaimana itu, sebetulnya itu pun kafir semua.


Surely it's the stigma, do not know the end someday, if returned to God, Muslims and pagans, despite seemingly islam, if do not know about the science of religion, which is really how it is, actually it was all infidels.












read more

TNS FURNITURE JEPARA part 1

Kursi Tamu Mawar Ungu

KT.01
                                                KT.01
                                                PRICE : 22.500.000 IDR



Kursi Tamu Barcelona Merah

KT.02
                                         KT.02
                                         PRICE : 40.000.000 IDR



Kursi Tamu Ganesha Coklat

KT.03
                                          KT.03
                                          PRICE :  32.000.000 IDR



Kursi Tamu Oscar Merah

KT.04
                                         KT.04
                                         PRICE :  32.000.000 IDR



Kursi Tamu Louis Macan

KT.05
                                          KT.05
                                          PRICE :  15.000.000 IDR


Ready stock..please order by fill the form or send sms to rozi  +6258742751811 or email muroziroji@gmail.com








read more

Saturday, February 23, 2013

SILVER RING COUPLE part 20


                                         RC.090
                                         PRICE : Rp 530.000




                                          RC.091
                                          PRICE : Rp 530.000




                                          RC.098
                                          PRICE : Rp 530.000




Are you interested ? please fill the form or order directly to rozi/taufik via sms +6285742751811 or email muroziroji@gmail.com



read more

SILVER RING COUPLE part 19


                                          RC.094 i
                                          PRICE : Rp 480.000




                                          RC.055
                                          PRICE : Rp 500.000




                                          RC.074
                                          PRICE : Rp 500.000




                                          RC.084
                                          PRICE : Rp 530.000




                                          RC.086
                                          PRICE : Rp 480.000
 





Are you interested ? please fill the form or order directly to rozi/taufik via sms +6285742751811 or email muroziroji@gmail.com





read more