Ads 468x60px

Thursday, December 22, 2016

Pagi Di Hari Natal

Pagi Di Hari Natal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seorang pastor paroki. Di akhir tahun ia merasa capai setelah melewati setahun yang keras dan sulit dengan sejuta problema. Hari ini adalah hari Natal. Walau kepalanya agak pening ia memaksa diri bangun dari tidur. Kepalanya hampa... Ketika membaca bacaan Injil di pagi Natal ini, segalanya tak membantu. Tak ada inspirasi yang meneguhkan hidup. Kisah tentang tiga raja dari Timur, tentang Maria, tentang Betlehem, tentang bayi Yesus dalam palungan, tentang para gembala dan malaekat...???

?Huh...sudah bertahun-tahun saya mendengar semuanya ini. Tak ada yang baru. Setiap tahun saya telah banyak berkotbah tentang ini. Sekarang lagi-lagi harus berbicara tentang kisah yang sama.? Dengan tenaga lesu si pastor paroki bangun dan dengan sedikit malas menyiapkan diri untuk perayaan misa Natal.

Natal...???? Huh... Si pastor paroki sekali lagi menghembuskan napas keluhannya. Apa arti sebuah Natal yang sudah diwarnai bisnis duniawi??? Di mana-mana lagu natal diputar, di jalan raya penuh terpasang iklan dengan lukisan Santa Klaus. Sudah berapa kali saya berbicara tentang makna sebuah natal? Dan...apakah saya masih harus berteriak lagi tentang makna natal pada hal tak seorang pun rela menggubris kata-kataku?? Bukankah sa
... baca selengkapnya di Pagi Di Hari Natal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

read more

Saturday, December 17, 2016

Pestanya Langsung Bubar

Pestanya Langsung Bubar Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sekumpulan pedagang rokok yang berjumlah 4 orang di mulut halte Kalideres sedang jongkok sambil asyik bersenda gurau. Tiba-tiba terdengar bunyi “Sreg, sreg. Sreg, sreg”, yang ternyata berasal dari sapuan seorang penyapu jalanan yang sedang bertugas lengkap dengan seragam baju, celana panjang dan topi yang berwarna oranye ditambah dengan penutup wajah berwarna putih sehingga hanya menyisakan matanya saja yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugasnya itu persis ditrotoar tempat mangkal ke empat pedagang rokok tadi.

Dalam sekejab, pesta obrolan pedagang rokok itu pun bubar total. Dua orang segera bergerak kearah sebelah kiri untuk kembali melakukan tugasnya sedangkan dua orang lainnya masih melanjutkan obrolannya itu. Uniknya, tidak ada satu orang pun yang tersinggung akibat ulah sang penyapu jalanan itu yang tanpa permisi tersebut, mungkin mereka menyadari bahwa memang itu sudah menjadi kewajiban sang penyapu jalanan sekaligus membubarkan kumpulan itu sekaligus menyadarkan mereka supaya kembali ke tugasnya masing-masing.

Peristiwa “Sang Penyapu Jalan” yang
... baca selengkapnya di Pestanya Langsung Bubar Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

read more

Monday, December 12, 2016

5 Tahun

5 Tahun Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Lita, nama gadis yang aku puja selama ini. Waktu itu saat baru masuk SMP. Saat dimana pertama kali aku melihat sosok malaikat tanpa sayap. Kenapa saya bilang begitu? Karena dia adalah seorang gadis yang cantik dan dia telah membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama.

3 tahun aku lewati sebagai pemuja rahasianya. Tak ada seorang pun yang tahu kalau aku menyimpan perasaan kepadanya. Rasa bahagia selalu menghampiriku, walaupun aku tidak bisa memilikinya. Kegalauan pun juga tak pernah absen menghantui diri ini. Rasa galau selalu muncul ketika aku melihat dia dengan seorang pria, apalagi saat mendengar dia jadian dengan seorang pria.

“Betapa beruntungnya jika aku bisa menjadi kekasihnya!” kalimat yang selalu aku teriakan dalam hati.

Kini seakan sudah habis waktuku untuk melihat dirinya. Kita sudah harus meninggalkan seragam putih biru. Itu pertanda bahwa kita mungkin akan terpisah saat melanjutkan di SMA nanti.

Saat pengumuman tiba, rasa sedih yang ada di dalam hati semakin membara. Rasa sedih karena mungkin aku su
... baca selengkapnya di 5 Tahun Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

read more

Wiro Sableng #161 : Perjodohan Berdarah

Wiro Sableng #161 : Perjodohan Berdarah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : SI CANTIK GILA DARI GUNUNG GEDE

Dalam gelap wajah cantik di gadis pancarkan amarah keberingasan. Hati berucap. "Wiro, kalau boleh memberi sejuta nama pada gadis berwarna biru itu. Tapi akhir dari segalanya adalah kematian! Tidak ada seorangpun boleh dan bisa merebut dirimu dari tanganku!"Perlahan-lahan orang ini angkat tangan kanannya ke atas. Lima jari dipentang kaku laksana lima potongan baja!. Mulut merapal mantera. Lima jari tangan serta merta berubah menjadi merah laksana bara menyala. Di lain kejap dari arah pohon besar melesat lima larik sinar merah. Menyambar cepat dan ganas ke arah bagian tubuh sebelah belakang ratu Duyung."Ratu! Intan! Awas! Ada orang menyerangmu dari belakang!" teriak Wiro. Secepat kilat dia melompat ke depan. Tangan kiri menodorng garis bermata biru itu sementara tangan kanan lepaskan pukulan Kincir Padi Berputar disusul dengan pukulan Tangan Dewa Menghantam Matahari.

1LENYAP dicurinya Pedang Naga Suci dari tempat kediamannya di dasar telaga di puncak Gunung Gede membuat Kiai Gede Tapa Pamungkas bertindak turun gunung. Orang tua sakti yang dianggap setengah Dewa ini berhasil menemukan si pencuri pedang yaitu bukan lain adalah Luhrembulan, gadis cantik dari alam 1200 tahun silam. Sebenarnya yang
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #161 : Perjodohan Berdarah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
read more

Tuesday, November 1, 2016

Wiro Sableng #22 : Siluman Teluk Gonggo

Wiro Sableng #22 :  Siluman Teluk Gonggo Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

MATAHARI bersinar terik membakar jagat. Pemuda berambutgondrong berpakaian serba putih dengan ikat kepala juga kain putih merasakantenggorokannya kering. Peluh membasahi sekujur tubuhnya. Dia merasa bersyukurkarena sepeminuman teh berlalu akhirnya dia sampai di sebuah kampung. Palingtidak dia bisa minta air segar pada penduduk. Tapi kebetulan di mulut jalan ditemuinya sebuah kedai.

Pemuda ini masuk ke dalam kedai dan memesan minuman. Untuk mengurangi rasapanas dia berkipas-kipas sambil menunggu pesanan. Pada saat itulah tiga orangpenunggang kuda berhenti di depan kedai. Sejenak si gondrong perhatikan ke tigapendatang ini. Kelihatannya seperti orang-orang yang tengah mengadakanperjalanan jauh dan ingin melepaskan lelah sambil membasahi tenggorokan. Sigondrong palingkan kepala tak perdulikan orang-orang itu.

Ketika pelayan meletakan minuman di hadapan si pemuda, tahu-tahu ke tigapenunggang kuda tadi sudah melompat dan berdiri di hadapannya. Sekilas sipemuda melirik, lalu acuh tak acuh dia terus berkipas-kipas. Salah satutangannya menjangkau gelas minuman. Tapi gerakannya tertahan oleh bentakansalah seorang tamu di sampingnya.

"Jadi menurutmu ini bangsatnya?!" Yang membentak ini berusia sekitartiga puluh tahun, berambut pendek, memelihara berewok dan berbadan tinggikekar.

Lelaki di sampingnya, seorang tua berambut kelabu, memandang
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #22 : Siluman Teluk Gonggo Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
read more